Contoh Proyek STEM
Sederhana untuk Siswa Sekolah Dasar
Pembelajaran di sekolah dasar
tidak selalu harus dilakukan dengan membaca buku atau mendengarkan penjelasan
guru. Siswa justru lebih bersemangat ketika diajak belajar sambil melakukan
(learning by doing).
Nah, di sinilah pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics)
bisa membuat pembelajaran menjadi lebih hidup dan bermakna.
Berikut beberapa proyek STEM
sederhana yang bisa dilakukan di kelas maupun di rumah dengan bahan yang
mudah didapat.
1. Pelangi
dalam Gelas
Tujuan: Mengenalkan konsep massa
jenis (density) dan pencampuran warna.
Bahan: Gula, air, pewarna makanan,
sendok, dan gelas bening.
Langkah:
- Campurkan air dengan gula dalam beberapa wadah
dengan kadar gula yang berbeda.
- Beri pewarna makanan berbeda untuk tiap wadah.
- Tuang perlahan ke dalam satu gelas mulai dari
larutan paling pekat ke yang paling encer.
Hasilnya: Akan terbentuk lapisan warna
seperti pelangi!
Siswa bisa belajar sains dan matematika sekaligus sambil mengamati perbedaan
massa jenis cairan.
2. Mobil
Tenaga Balon
Tujuan: Mengenalkan konsep energi
dorong dan rekayasa sederhana.
Bahan: Balon, sedotan, tusuk sate,
sedotan plastik besar, tutup botol bekas, dan karet gelang.
Langkah:
- Rakit mobil dari kardus atau sedotan dengan
tutup botol sebagai roda.
- Pasang balon di bagian belakang melalui
sedotan.
- Tiup balonnya dan lepaskan — mobil akan
meluncur ke depan!
Pelajaran: Siswa memahami konsep gaya
dorong, tekanan udara, dan desain rekayasa.
3. Penyaring Air Sederhana
Tujuan: Mengenalkan pentingnya air
bersih dan proses penyaringan.
Bahan: Botol bekas, pasir, arang,
kapas, kerikil, dan air kotor.
Langkah:
- Potong botol bekas jadi corong.
- Susun bahan penyaring dari bawah ke atas:
kapas, arang, pasir, dan kerikil.
- Tuangkan air kotor dan lihat hasilnya!
Pelajaran: Siswa belajar konsep sains
tentang filtrasi dan pentingnya menjaga lingkungan.
4. Menanam
Sayur Hidroponik Mini
Tujuan: Mengenalkan konsep pertumbuhan
tanaman dan teknologi pertanian sederhana.
Bahan: Botol bekas, air nutrisi, kain
flanel, dan bibit sayur (kangkung atau sawi).
Langkah:
- Potong botol jadi dua bagian.
- Gunakan bagian atas sebagai wadah tanaman dan
bawahnya sebagai tempat air nutrisi.
- Gunakan kain flanel sebagai sumbu penghubung.
Pelajaran: Siswa memahami bagaimana tanaman
bisa tumbuh tanpa tanah, hanya dengan air dan nutrisi.
5. Jembatan dari Sedotan
Tujuan: Mengasah kreativitas dan konsep
teknik dasar (engineering).
Bahan: Sedotan, selotip, gunting, dan
benda kecil untuk menguji kekuatan.
Langkah:
- Rancang jembatan dari sedotan dengan berbagai
bentuk (segitiga, kotak, trapesium).
- Uji kekuatannya dengan menaruh beban kecil
seperti penghapus atau koin.
Pelajaran: Siswa belajar konsep struktur,
kekuatan, dan keseimbangan.
Proyek STEM tidak harus rumit
atau mahal. Yang terpenting adalah mendorong siswa untuk berpikir,
bereksperimen, dan menemukan jawaban sendiri.
Dengan cara ini, mereka tidak hanya belajar sains dan matematika, tetapi juga
membangun rasa ingin tahu, kreativitas, dan kerja sama tim.
Karena siapa tahu, dari proyek
sederhana hari ini, lahir calon ilmuwan dan inovator masa depan Indonesia.
0 Komentar