Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi Gelar Workshop Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk Guru SD
Bukittinggi, 6 Desember 2025 — Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi guru jenjang SD pada tanggal 3–6 Desember 2025 di Hotel Pusako. Kegiatan ini menghadirkan dua fasilitator, yaitu Buk Rahmi dan Buk Susan, yang memberikan pendampingan intensif terkait pemahaman dasar hingga penerapan KKA dalam pembelajaran.
Workshop ini merupakan upaya Dinas Pendidikan dalam mempersiapkan satuan pendidikan menghadapi perkembangan teknologi, sekaligus mendorong guru agar mampu mengintegrasikan keterampilan digital ke dalam proses belajar mengajar.
Mengenal Koding dan AI dalam Pembelajaran
Dalam pemaparan fasilitator, peserta dibimbing memahami konsep dasar koding, yaitu proses menerjemahkan bahasa manusia ke bahasa komputer agar mampu menjalankan perintah tertentu. Koding diperkenalkan melalui tiga pendekatan:
Unplug (tanpa perangkat),
Plug (menggunakan perangkat),
Internet Based.
Peserta juga diberikan pemahaman tentang enam elemen pembelajaran KKA, yaitu:
Berpikir komputasional,
Literasi digital,
Algoritma pemrograman,
Analisis data,
Literasi dan etika kecerdasan artifisial,
Pemanfaatan dan pengembangan AI.
Para peserta mempelajari Elemen dan Capaian Pembelajaran KKA Fase C, termasuk konsep dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan berpikir algoritmik. Materi ini menjadi pondasi penting untuk mengintegrasikan KKA dalam Kurikulum Merdeka dan pembelajaran mendalam (deep learning). Guru SD khususnya dibekali materi untuk menstimulasi cara berpikir logis dan sistematis siswa sebagai tahapan awal pengenalan koding.
Selama kegiatan, peserta mempraktikkan berbagai bentuk pembelajaran KKA seperti Blockly dan Scratch, serta membuat rancangan pembelajaran koding unplug. Selain itu, peserta juga berdiskusi mengenai berbagai kendala yang mungkin muncul dalam penerapan KKA di sekolah, baik dari sisi guru, siswa, maupun fasilitas.
Workshop juga menekankan pentingnya penggunaan kecerdasan artifisial secara etis, terutama ketika memanfaatkan aplikasi berbasis AI seperti Gemini, Canva AI, Chat GPT, Suno, dan platform lainnya dalam menunjang pembelajaran.
Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi berharap workshop ini dapat meningkatkan kompetensi guru sehingga mampu membawa sekolah-sekolah di Bukittinggi semakin siap menghadapi era digital, serta mendorong lahirnya inovasi dalam proses pembelajaran berbasis teknologi.
.jpeg)
0 Komentar