Kucing dan Tikus yang
Belajar Jujur
Di sebuah rumah kecil di pinggir kota, tinggal
seekor kucing
bernama Milo
dan tikus
kecil bernama Timo.
Setiap hari, Milo mengejar Timo ke sana ke mari. Tapi anehnya, Milo tidak
pernah benar-benar ingin menangkap Timo. Ia hanya ingin bermain!
Suatu hari, saat Timo mencari makanan di dapur,
ia menemukan sepotong keju besar di atas meja.
“Wah, ini pasti enak sekali!” kata Timo dengan mata berbinar.
Tapi karena meja itu tinggi, ia butuh bantuan. Maka ia memanggil Milo.
“Milo, tolong dong! Aku ingin ambil keju itu, tapi terlalu tinggi.”
Milo berpikir sejenak.
“Baiklah, aku bantu. Tapi janji ya, nanti kita bagi dua,” katanya.
Timo mengangguk semangat.
Milo melompat ke meja dan menjatuhkan keju itu
ke lantai. Tapi begitu keju menyentuh tanah, Timo langsung mengambil semuanya
dan berlari ke lubangnya!
“Hei, Timo! Katanya mau bagi dua!” seru Milo kecewa.
“Maaf ya, Milo! Aku lapar banget,” sahut Timo dari dalam lubang.
Beberapa hari kemudian, Timo terjebak di
dalam perangkap tikus. Ia menjerit minta tolong.
“Milo! Tolong aku! Aku nggak bisa keluar!”
Milo datang dan, tanpa ragu, menggigit tali perangkap itu sampai putus. Timo
pun bebas.
Timo menunduk malu.
“Terima kasih, Milo. Aku nggak seharusnya berbohong soal keju waktu itu.”
Milo tersenyum, “Tidak apa-apa, Timo. Yang penting sekarang kamu sudah belajar
untuk jujur dan menepati janji.”
Sejak saat itu, Milo dan Timo benar-benar
bersahabat. Mereka belajar bahwa persahabatan akan kuat kalau saling percaya.
Pesan Moral:
Kejujuran dan kepercayaan adalah dasar dari
persahabatan sejati.
Kalau kita jujur, orang lain juga akan percaya dan menghargai kita.

0 Komentar